BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

TRANSLATE THIS BLOG

Translate this page from Indonesian to the following language!

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Widget edited by Anang

Sabtu, 26 Desember 2009

IDEOLOGI DAN STRATEGI MUHAMMADIYAH

IDEOLOGI DAN STRATEGI MUHAMMADIYAH

Drs. H. Hamdan Hambali


BAB I: Pendahuluan

  1. Gagasan dan Pokok Pikiran K.H.A. Dahlan

Setiap organisasi tidak dapat dipisahkan dari pendirinya. Demikian pula muhammadiyah. Ia tidak dapat dipisahkan dari K.H.A.Dahlan mengambil keputusan mendirikan persyarikatan muhammadiyah pada tahun 1912, itu dengan maksud agar gagasan dan pokok-pokok pikiran beliau dapat diwujudkan melalui persyarikatan yang beliau dirikan.

  1. Perlunya Rumusan Gagasan dan Pokok Pikiran K.H.A. Dahlan

Pokok-pokok pikiran formal itu dapat dikelompokkan menjadi dua jenis pokok pikiran, yaitu pokok pikiran yang bersifat ideologis dan pokok pikiran yang bersifat strategis. pokok pikiran yang bersifat ideologis, antara lain: Muqaddimah anggaran dasar Muhammadiyah (Th. 1951), Kepribadian Muhammadiyah (1961), Matan Keyakinan dan cita-cita Hidup Muhammadiyah (1969) dan pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (2000). Sedang pokok pikiran yang bersifat strategis adalah berupa Langkah Muhammadiyah Tahun 1938-1940, Khittah Muhammadiyah Tahun 1956-1959 (khittah Palembang), Khittah Perjuangan Muhammadiyah Tahun 1969 (khittah Ponorogo), Khittah Muhammadiyah Tahun 1971 (khittah Ujung Pandang), Khittah Perjuangan Muhammadiyah Tahun 1978 (khittah Surabaya), Khittah Muhammadiyah Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Tahun 2002 (khittah Denpasar).

Pokok pikiran yang bersifat ideologis adalah sumber dari prinsip ajaran Islam. Oleh karena itu substansinya bersifat tetap dan tidak berubah. Yang perlu barangkali adalah melakukan pembaharuan rumusan dan pengembangan maknanya, sehingga substans pokok pikiran itu tetap relevan dan komunikatif sepanjang waktu, tanpa mengubah, merevisi atau mengganti nilai-nilai dasar yang terkandung didalamnya.

Sedangkan pokok pikiran yang bersifat strategis yang dalam tradisi persyarikatan disebut khittah perjuangan, ia bersifat dinamis. Artinya khittah perjuangan itu dapat berubah, sesuai dengan terjadinya perubahan situasi dan kondisi yang dihadapi muhammadiyah.


BAB II: Ideologi Muhammadiyah

  1. Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah

  1. Hakekat Muqaddimah Anggaran Dasar muhammadiyah

Sebagai sebuah ideologi, Muqaddimah Anggaran Dasar menjiwai segala gerak dan usaha muhammadiyah dan proses penyusunan sistem kerjasama yang dilakukan untuk mewujudkan tujuannya.

  1. Matan muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah

Dengan muhammadiyah ini, mudah-mudahan umat Islam dapatlah diantarkan kepintu gerbang syurga Jannatun Na’im dengan keridhaan Allah Yang Maha Rahman dan Rahim.

  1. Penjelasan Muqaddimah anggaran Dasar Muhammadiyah

  1. Landasan /Dasar Muhammadiyah didirikan

Muhammadiyah didirikanberlandaskan dan untuk mewujudkan pokokmpikiran yang merupakan prinsip-prinsip/ pendirian-pendirian bagi kehidupan dan perjuangan. Pokok pikiran/ prinsip/ pendirian yang dimaksud itu adalah hak dan niali hidup mhammadiyah secara ideologis.

  1. Proses lahirnya Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah

Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah dibuat oleh Ki Bagus H. Hadikusuma (ketua pengurus besar Muhammadiyah Th. 1942-1953) dengan bantuan beberapa sahabatnya. Dan merupakan hasil ungkapan Ki Bagus H. Hadikusuma menyoroti kembali pokok pikiran K.H.A. Dahlan yang merupakan keadaran beliau dalam perjuangan selama hidupnya, yang antara lain hasilnya ialah berdirinya persyarikatan Muhammadiyah.

  1. Kandungan Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah

  1. pokok pikiran pertama: Hidup manusia harus berdasar tauhid

  2. pokok pikiran Kedua: Hidup manusia itu bermasyarakat

  3. pokok pikiran Ketiga: hanya hukum Allah yang sebenar-benarnyalah satu-satunya yang dapat dijadikan sendi untuk membentuk pribadi yang utama dan mengatur ketertiban hidup bersama (masyarakat) dalam menuju hidup bahagia dan sejahtera yang hakiki, didunia dan akhirat.

  4. pokok pikiran Keempat: berjuang menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya, adalah wajib, sebagai ibadah kepada Allah berbuat ihsan dan islah kepada manusia/masyarakat.

  5. pokok pikiran Kelima: berjuang menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya, hanyalah akan berhasil bila dengan mengikuti jejak (ittiba) perjuangan para Nabi terutama perjuangan Nabi Besar Muhammad SAW.

  6. pokok pikiran Keenam: perjuangan mewujudkan pokok pikiran tersebut hanyalah akan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan berhasil, bila dengan cara berorganisasi. Organisasi adalah satu-satunya alat atau cara perjuangan yang sebaik-baiknya.

  7. pokok pikiran Ketujuh: pokok pikiran/ prinsip/ pendirian seperti yang diuraikan dan diterangkan dimuka itu adalah yang dapat untuk melaksanakan ideloginya terutama untuk mencapai tujuan yang menjadi cita-citanya ialah terwujudnya masyaraka yang adil dan makmur lahir dan batin yang diridhai Allah ialah masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

  1. Kepribadian Muhammadiyah

  1. Pengertian dan Fungsi Kepribadian Muhammadiyah

Kepribadian Muhammadiyah adalah rumusan yang menggambarkan hakekat Muhammadiyah, serta apa yang menjadi dasar dan pedoman amal usaha dan perjuangan Muhammadiyah serta sifat-sifat yang dimilikinya. Yang berfungsi sebagai landasan, pedoman dan pegangan bagi gerak Muhammadiyah menuju cita-cita terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

  1. Matan kepribadian Muhammadiyah

  1. Apakah Muhammadiyah itu?

Yaitu suatu persyarikatan yang merupakan gerakan Islam , maksud gerakannya ialah dakwah Islam dan amar ma’ruf nahi munkar yang ditujukan kepada dua bidang: perseorangan dan masyarakat.

  1. Dasar dan Amal Usaha Muhammadiyah

Muhammadiyah mendasarkan segala gerak dan amal uusahanya atas prinsip-prinsip yang tersimpul dalam muqaddimah anggaran dasar yaitu:

    1. Hidup manusia harus berdasar tauhid

    2. Hidup manusia itu bermasyarakat

    3. mematuhi ajaran-ajaran agama Islam dengan keyakinan bahwa ajaran Islam itu satu-satunya landasan kepribadian dan ketertiban bersama untuk kebahagiaan dunia dan akhirat.

    4. menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya, adalah wajib, sebagai ibadah kepada Allah berbuat ihsan dan islah kepada manusia/masyarakat.

    5. ittiba kepada langkah perjuangan Nabi Muhammad SAW.

    6. melancarkan amal usaha dan perjuangan dengan ketertiban organisasi.

  1. Pedoman dan Amal usaha Perjuangan Muhammadiyah

“berpegan teguh akan ajaran Allah dan RasulNya, bergerak membangun disegenap bidang dan lapangan dengan menggunakan cara serta menempuh jalan yang diridhai Allah”.

  1. Sifat Muhammadiyah

    1. beramal dan berjuang untuk perdamaian dan kesejahteraan

    2. memperbanyak kawan dan mengamalkan ukhuwah islamiyah

    3. lapang dada, luas pandangan dengan memegang teguh ajaran Islam

    4. bersifat keagamaan dan kemasyarakatan

    5. mengindahkan segala hukum, undang-undang, peraturan serta dasar da falsafah negara yang sah

    6. amar ma’ruf nahi munkar

    7. aktif dalam perkembangan masyarakat dengan maksud islah dan pembangnan sesuai dengan ajaran Islam

    8. kerjasama dengan golongan Islam manapun juga dalam usaha menyiarkan dan mengamalkan agama Islam serta membela kepentingannya.

    9. membantu pemerintahdalam memelihara dan membangu negara untuk mencapai masyarakat yang adl dan makmur yang diridhai Allah

    10. bersifat adil serta korektif kedalam dan keluar dengan bijaksana

  1. Sejarah Perumusan Kepribadian Muhammadiyah

  1. Apakah Kepribadian Muhammadiyah itu?

  2. Memahami Kepribadian Muhammadiyah

  3. Kepada Siapa Kepribadian Muhammadiyah ini Kita Pimpinkan/Berikan?

  4. Bagaimana cara Memberikan/ Menuntunkan?

  1. Keyakinan dan cita-cita Hidup Muhammadiyah

  1. Makna Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah

  2. Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah

  3. Sistematika dan Pedoman untuk memahami Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah

  4. Uraian Secara Singkat Mengenai Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah

  1. Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah

  1. Makna Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah

  2. Kandungan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah

Pendahuluan

  1. Pemahaman

  2. Landasan dan Sumber

  3. Kepentingan

  4. Sifat

  5. Tujuan

  6. Kerangka

Pandangan Islam Tentang Kehidupan

Kehidupan Islami Warga Muhammadiyah

  1. Kehidupan Pribadi

  2. Kehidupan Dalam Keluarga

  3. Kehidupan Bermasyarakat

  4. Kehidupan Berorganisasi

  5. Kehidupan Dalam Mengelola Amal Usaha

  6. Kehidupan Dalam Berbisnis

  7. Kehidupan Dalam Mengembangkan profesi

  8. Kehidupan Dalam Berbangsa dan Bernegara

  9. Kehidupan Dalam Melestarikan Lingkungan

  10. Kehidupan Dalam Mengembangkan Ilmu dan Teknologi

  11. Kehidupan Dalam Seni dan Budaya

Tuntunan Pelaksanaan

Penutup

BAB III: Strategi Muhammadiyah

  1. Langkah Muhammadiyah Tahun 1938-1940

1. 12 Langkah Muhammadiyah Tahun 1938-1940

2. Tafsir Langkah Muhammadiyah Tahun 1938-1940

B. Khittah Muhammadiyah Tahun 1956-1959 (khittah Palembang)

C. Khittah Perjuangan Muhammadiyah Tahun 1969 (khittah Ponorogo)

D. Khittah Muhammadiyah Tahun 1971 (khittah Ujung Pandang)

E. Khittah Perjuangan Muhammadiyah Tahun 1978 (khittah Surabaya)

F. Khittah Muhammadiyah Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Tahun 2002 (khittah Denpasar)

1 komentar:

Forum Diskusi mengatakan...

kamu orang muhammadiyah ya ...BTW muhammadiyahnya dimna...????boleh donk sering tentang ilmu muhammmadiyah....oo ya kmu masih kul tw dah kerja.....??